RSS

Selasa, 26 Januari 2010

Sikat Gigi Setelah Makan Merusak Gigi?

Menyikat gigi setelah makan merusak gigi? Anda pasti tidak setuju dengan postingan ini bukan? Mari kita simak lebih lanjut. Menyikat gigi adalah salah satu tindakan preventif (pencegahan) kerusakan gigi yang paling umum dan konvensional, dan bahkan konon telah dilakukan dari zaman dahulu sebelum Ilmu Kedokteran Gigi muncul. Dan, bahkan para dokter gigi di seluruh dunia menyarankan kita menyikat gigi minimal 2x sehari, yakni pagi setelah sarapan, dan malam sebelum tidur. Maka, tentunya tidak ada hal yang salah tentang menyikat gigi, bukan? Namun, yang dimaksud menyikat gigi setelah makan di atas yaitu menyikat gigi tepat setelah Anda selesai memakan makanan.

Mengapa demikian? Mari kita singkapi dari ilmu Kedokteran gigi. Pada dasarnya, gigi terdiri dari beberapa lapisan, seperti Enamel, Dentin, dan Pulpa. Enamel (atau yang biasa disebut dengan E-mail) adalah lapisan terluar gigi, yang berwarna putih kekuningan, yang tampak dari luar. Enamel ini merupakan bagian terkeras dari seluruh anggota tubuh kita, dan bahkan lebih keras daripada tulang tengkorak kita. Enamel ini terdiri dari mineral-mineral anorganik, yang dikenal dengan sebutan hydroxiapatite. Hydroxiapatite ini merupakan zat yang sangat keras dan menyusun lebih dari 90% dari enamel. Namun meski keras, enamel ini masih dapat terkikis, yang biasa dikenal dengan sebutan demineralisasi. Saat kita makan, pH mulut akan mencapai suatu titik keasaman yang dikenal dengan istilah pH kritis (pH sekitar 5). Pada tingkat keasaman tersebut, maka gigi akan mengalami remineralisasi. Mineral-mineral tersebut akan terlarut dalam saliva (air liur). Namun, untunglah pH mulut akan kembali ke normal dalam waktu 60 menit setelah makan. Kemudian, akan terjadi remineralisasi (proses masuknya mineral ke dalam enamel). Mineral ini berasal dari enamel yang terlarut dalam saliva. Mineral ini akan masuk kembali ke dalam gigi. Namun, jika kita menyikat gigi sebelum 60 menit, maka akan terdapat zat phosphat dalam enamel, sehingga remineralisasi tidak terjadi. Dan, jika kebiasaan ini diteruskan berlarut-larut, maka akan terjadi karies (lubang pada gigi).

Jadi, bagaimana yang benar? Nah, kita dianjurkan berkumur dengan air putih setelah makan. Lalu, dilanjutkan dengan sikat gigi 60 menit setelah makan. Dengan disertai dengan pemeriksaan ke dokter gigi secara teratur, maka niscaya gigi akan senantiasa sehat dan bebas karies.

3 komentar:

  1. oh ada juga ya di dunia kedokteran gigi, yang namanya e-mail.. aku kira itu di dunia komputer saja hehehe

    nice info bro.. tulisan yang sangat bermanfaat bagi kita2 yg tidak tahu :-)

    BalasHapus
  2. @Toha:
    haha.. yep, e-mail atau nama lainnya enamel. bukan e-mail yg aliasnya electronic mail. =P Kebanyakan orang pasti mikirnya habis makan langsung gosok gigi. Itu paradigma yang salah. =P

    BalasHapus
  3. cieee
    nice
    tugas konser eneh!

    BalasHapus